Cara Memilih Nama untuk Website Resmi Sekolah

Memilih nama untuk website sekolah sepertinya hal yang mudah untuk dilakukan, apalagi nama sekolah sebenarnya sudah sangat spesifik dan umumnya tidak akan menimbulkan kesalahpahaman. Namun demikian, tidak ada salahnya untuk memperhatikan beberapa hal berikut untuk memantapkan proses pemilihan nama website sekolah yang sedang kita usahakan.

1. Khas dan Spesifik

Kekhasan nama sekolah merupakan hal yang memudahkan proses pemilihan nama website sekolah. Sangat kecil kemungkinan nama website sekolah menimbulkan salah faham, kecuali jika kemudian terdapat perkembangan lain beberapa waktu kemudian. Misal, nama smkabadimaumere.sch.id akan menunjuk secara langsung pada identitas SMK Abadi Maumere. Hal ini tidak akan pernah menjadi masalah, kecuali jika ternyata kemudian ada tiga sekolah baru yang dibangun, dan sekolah pertama ternyata malah menerima nama SMK Abadi 3 Maumere. Solusinya, nama situs harus ‘disesuaikan’.

Nama sekolahkota.sch.id akan langsung menunjukkan identitas sekolah yang bersangkutan. Umumnya, demikianlah yang berlaku di Indonesia. Misalnya nama: sman1cimahi.sch.id, smkn1poso.sch.id dan lain-lain.

2. Mudah diingat

Pemilihan nama untuk website sekolah harus memperhatikan pula kemudahan pengucapan dan kesederhanaan atau justru malah keunikan nama untuk diingat. Nama situs smpn1smg.sch.id atau smpn1semarang.sch.id akan lebih mudah diingat daripada smpn1ktsmrg.sch.id.

3. Pendek

Nama website sekolah yang pendek lebih dianjurkan, meskipun tidak selalu harus digunakan. Untuk beberapa alasan, singkatan 'bdg' lebih dipilih daripada menuliskan 'bandung', pada situs sman1bgd.sch.id dan lainnya. Nama yang pendek memang lebih ringkas untuk diketikkan di dalam area url pada browser, namun demikian sebaiknya kita perhatikan agar penyingkatan nama tidak menimbulkan sangkaan arti yang berbeda. Misal sdn2kwl.sch.id, apakah menunjuk ke SDN 2 Kawali atau SDN 2 Kawalu? Meski sepertinya sepele, hal seperti ini kadang perlu dipikirkan.

4. Domain yang sesuai

Penggunaan domain yang kami anjurkan adalah .sch.id karena alasan proses yang memerlukan verifikasi dan pemakaian domainnya menunjukkan official/resmi di bawah pengawasan pihak yang terkait. Bukan berarti situs yang bernama namasekolah.com adalah tidak resmi atau ilegal, tetapi domain .com, .net , .org dan lainnya relatif lebih mudah dalam mendapatkannya dan dapat digunakan oleh siapa pun pihak yang menginginkannya.

Berbeda dengan domain .sch.id. Untuk memakai nama domain .sch.id dibutuhkan syarat pengajuan yang ditandatangani pejabat sekolah dan bermeterai. Ada legalitas hukum yang tercermin dalam proses tersebut, dan nama yang dihasilkan semestinya menunjukkan kredibilitas sekolah yang bersangkutan pula.

5. Tersedia

Jika terdapat beberapa alternatif nama untuk website sekolah yang dapat kita gunakan, pada akhirnya hal terakhir yang sangat menentukan adalah ketersediaan nama pada pihak penyedia nama. Ada pihak yang bahkan menempatkan ketersediaan nama di poin pertama, sebab nama sebaik apapun akan sia-sia pengajuannya jika ternyata tidak dapat kita pakai, mungkin karena sudah dipakai sekolah/pihak lain atau sebab lainnya.

Catatan tambahan:

Google atau mesin pencari lain akan memudahkan pencarian alamat website sekolah oleh pengguna internet. Alangkah baiknya jika website sekolah terus menerus diperbaharui isinya dan dikembangkan lebih baik lagi. Website resmi sekolah harus masuk ke dalam urutan pertama daftar pencarian di situs search engine. Harus diusahakan, agar jangan sampai nama website sekolah terlalu sulit dihafal, kepanjangan, dan malangnya lagi tidak terdeteksi di halaman pertama oleh Google dan kawan-kawan. Jangan pernah lupakan pula untuk memperbaharui pemakaian nama website pada tengat waktu yang dijadwalkan.

Post a Comment